Pelelangan dan Pemilihan Langsung Gagal Oleh Kelompok Kerja (Pokja) ULP Menurut Perpres 70 Tahun 2012


Pelelangan dan Pemilihan Langsung Gagal Oleh Kelompok Kerja (Pokja) ULP Menurut Perpres 70 Tahun 2012 : 
Kelompok Kerja ULP menyatakan Pelelangan/Pemilihan Langsung gagal, apabila :
  1. jumlah peserta yang lulus kualifikasi pada proses prakualifikasi kurang dari 3(tiga), kecuali pada Pelelangan Terbatas;
  2. jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga), kecuali pada Pelelangan Terbatas;
  3. sanggahan dari peserta yang memasukkan Dokumen Kualiikasi terhadap hasil prakualifikasi ternyata benar;
  4. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran;
  5. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan usaha yang tidak sehat;
  6. harga penawaran terendah terkoreksi untuk Kontrak Harga Satuan dan Kontrak gabungan Lump Sum dan Harga Satuan lebih tinggi dari HPS;
  7. seluruh harga penawaran yang masuk untuk Kontrak Lump Sum diatas HPS; sanggahan dari peserta yang memasukan Dokumen Penawaran atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya dan Dokumen Pengadaan ternyata benar;
  8. sanggahan dari peserta yang memasukan Dokumen Penawaran atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar; calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2, setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi; atau pada metode dua tahap seluruh penawaran harga yang masuk melebihi nilai total HPS atau setelah dilakukan negosiasi harga seluruh peserta tidak sepakat untuk menurunkan harga sehingga tidak melebihi nilai total HPS.
Terima Kasih Telah Membaca Artikel Pelelangan dan Pemilihan Langsung Gagal Oleh Kelompok Kerja (Pokja) ULP Menurut Perpres 70 Tahun 2012, Jika Berkenan dapat membaca Manfaat Olah Raga Bagi Tubuh, Semoga Bermanfaat.